Akses Investasi Asing di China Bisa Berdampak ke Indonesia

Penulis : Robertus Benny Dwi Koestanto | Senin, 12 November 2012 |

JAKARTA, KOMPAS.com – Badan regulator China, China Securities Regulatory Commision (CSRC), memberi sinyal untuk meningkatkan akses investasi asing pada pasar modal di negeri itu. Jika ini diterapkan, dampak negatif dapat dirasakan pasar modal negara berkembang, tak terkecuali pasar modal Indonesia.

Hal itu dikatakan ekonom Samuel Sekuritas Indonesia, Lana Soelistianingsih di Jakarta, Senin (12/11/2012). “Kemungkinan ini akan membuat minat investasi asing ke China meningkat, yang bisa jadi berdampak negatif untuk emerging market di Asia lainnya termasuk Indonesia,” kata dia.

Menurut Lana, saat ini CSRC menerapkan semacam kuota investasi asing dalam skema yang disebut China’s Qualified Foreign Institutional Investor (QFII) program senilai 80 miliar dollar AS. Sebelumnya, hal itu pada April lalu dinaikkan dari 30 miliar dollar AS. Rencana menaikkan besaran kuota investasi asing tersebut untuk meningkatkan kinerja pasar modal Cina yang saat ini tercatat minus 5,9 persen (year to date).

China juga akan memberikan insentif pajak dan rebates untuk investor asing. Selain itu, negeri itu juga mensinyalkan pelonggaran aliran devisa terkait investasi di pasar modal China tersebut.
Editor :
Rusdi Amral

Post a comment or leave a trackback: Trackback URL.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: