Film “Free China” Ekspos Pengambilan Organ di Tiongkok


Kerja paksa, aborsi paksa dan pengambilan organ hidup di Tiongkok. Isu-isu ini dibawa ke penayangan perdana film “Free China: The Courage to Believe” di Ottawa, Kanada. Film dokumenter pemenang penghargaan ini mengungkap siksaan terhadap dua mantan tahanan tidak bersalah di Tiongkok. Keduanya adalah praktisi Falun Gong, sebuah latihan spiritual yang telah dianiaya oleh rezim Tiongkok sejak tahun 1999.

Setelah menyaksikan film ini, Direktur Eksekutif Festival Film Internasional Ottawa, Nina Bains berkata dia ingin film ini melakukan penayangan perdananya di Ottawa. Dia terinspirasi oleh Jennifer Zeng, sosok dalam film yang memilih untuk menceritakan kisahnya meski akan mengalami penganiayaan berat.

“Tidak dapat saya bayangkan selama tiga tahun berpisah dengan anak saya, melarikan diri dari keluarga untuk menyelamatkan diri, agar bebas dan memberikan kebebasan pada anak-anak saya, Jennifer begitu kuat,” ujar Nina Bains, Direktur Eksekutif Festival Film Internasional Ottawa.

Film dokumenter ini juga menampilkan David Kilgour, Mantan Sekretaris Negara Kanada untuk kawasan Asia Pasifik. Dia dan pengacara HAM Kanada David Matas, menulis laporan investigasi yang mengekspos pengambilan organ hidup praktisi Falun Gong.

Kilgour menghadiri penayangan pada 18 Agustus, dan menegaskan tingkat keparahan masalah. Menurut Kilgour, Menteri Sekretaris Negara Kanada-Asia Pasifik, “Website Kementerian Luar Negeri Pemerintah Kanada setidaknya harus tertulis jika anda pergi ke Tiongkok untuk membeli organ, sangat mungkin organ itu berasal dari praktisi Falun Gong yang telah dihukum tanpa kesalahan, tahanan seperti Jennifer dan Dokter Lee, yang dibunuh untuk organ tubuhnya.”

Dalam Laporan HAM di Tiongkok tahun 2012, Deplu AS mendokumentasikan dugaan pengambilan paksa organ hidup. Setelah menghadiri penayangan perdana ”Free China” di Ottawa, penonton John Kusumi berkata praktek tersebut harus dihentikan.

“Ini melanggar semua norma peradaban, hukum internasional dan hak asasi manusia, jadi kami harus terus berjuang. Kami harus hentikan pengambilan organ. Suatu masalah yang harus diangkat jauh dan luas, keras dan kuat. Kita harus berusaha untuk mengutuk dan menghentikan pengambilan organ,” kata John Kusumi, Pendiri Jaringan Pendukung Tiongkok.

NTD co-produser film ”Free China” dan sutradara pemenang penghargaan Michael Perlman, dan film ini baru saja memenangkan penghargaan Pidato Bebas di Festival Film American Free Speech di Philadelphia.
http://www.erabaru.net/ntdtv-videos/91-ntd-news/31449-film-qfree-chinaq-ekspos-pengambilan-organ-di-tiongkok

Post a comment or leave a trackback: Trackback URL.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: