Di Balik Kasus Bo Xilai

Tajuk Rencana harian Analisa
TIDAK jelas apa maksud pemerintah China saat ini yang dengan secara sangat terbuka membeberkan kasus pembunuhan yang melibatkan seorang petinggi Partai Komunis. Dengan begitu terbukanya kasus ini, dunia bisa melihat jelas bagaimana sepak terjang para elit politik China, terutama dalam memanfaat posisi strategis mereka.

Apa yang disebut dengan ‘Kasus Bo Xilai’ ini sebenarnya merupakan kasus pembunuhan terhadap seorang pengusaha Inggris, Neil Heywood, yang ditemukan tewas di kamar hotelnya di Chongqing. Kasus ini menjadi berita besar setelah kemudian didapati bahwa Heywood ternyata diracun oleh Gu Kailai, istri ketua partai Komunis China di Chongqing, Bo Xilai.

Yang mengagetkan dalam kasus ini bukanlah karena sang pembunuh adalah istri pejabat tinggi China, tapi mengapa pemerintah China ‘membiarkan’ kasus ini meluas ke arena publik dan bahkan merubah kasus kriminal ini ke kasus politik.

Sebagai sebuah negara dengan sistem politik satu partai, Partai Komunis China (PKC) merupakan ‘Raja Absolut’ di China. Tidak ada satu hal pun yang terjadi di China tanpa melibatkan PKC. Para tokoh-tokoh PKC, terutama para elitnya, pun seperti para raja-raja. Mereka memegang semua jabatan eksekutif penting di negara itu, mulai dari lurah hingga presiden dan perdana menteri.

Selain mencengkram erat jabatan politik, elit-elit PKC juga terlibat dalam kegiatan bisnis di China. Agar tidak tampak mencolok, para elit ini biasanya memakai nama istri, anak atau anggota keluarga lain untuk melaksanakan bisnis mereka. Bisnis para elit partai ini sering berjalan mulus karena umumnya terkait dengan proyek-proyek pemerintah.

Sebagain bagian dari lingkaran ‘para raja’, pemimpim-pemimpin PKC sangat dilindungi. Banyak kasus kriminal yang melibatkan kelompok elit ini hilang tak berbekas, karena memang tak pernah disidik pihak berwenang. Sepak terjang mereka, maupun keluarga, dalam dunia bisnis, biasanya juga dirahasiakan ke publik dan terlarang untuk diliput media secara terang-terangan.

Dengan segala bentuk keistimewaan ini, maka cukup mengagetkan bila kasus pembunuhan yang melibatkan istri Bo Xilai ini bisa terekspos luas. Bo Xilai sendiri bukan lah tokoh PKC sembarangan. Selain menjadi ketua PKC Chongqing, ia disebut-sebut sebagai calon kuat anggota Polit Biro PKC di Beijing. Polit Biro adalah dewan kepemimpinan di partai komunis itu.

Bo Xilai, secara normal, semestinya dilindungi oleh para koleganya, tapi nasib sial baginya, di saat kasus pembunuhan ini terjadi, kasus lain yang sangat memalukan China terjadi: kepala polisi Chongqing yang juga tangan kanannya,Wang Lijun, memasuki konsulat Amerika Serikat dan diduga ingin meminta suaka politik. Kasus di konsulat ini menjadi dosa besar Bo Xilai sehingga ia mesti disingkirkan.

Dengan demikian, dipaparkannya secara terbuka kasus Xilai ini jelas bukan merupakan langkah China untuk menunjukkan keterbukaan kepada dunia tapi lebih merupakan hukuman PKC terhadap para ‘pembangkang’. Dengan dijatuhinya hukuman berat kepada istrinya, setelah pemecatan terhadapat Bo Xilai, melalui kasus ini PKC ingin menyampaikan ancaman: jangan coba-coba untuk mengkhianati partai !.

Meski langkah ini cukup membuat ciut nyali para tokoh PKC yang memikili ide bersebarangan, tindakan membeberkan kasus Bo Xilai ini bukan tanpa resiko. Tereksposnya kasus ini telah membuat tak cuma rakyat China, tapi juga dunia, mengetaui dengan jelas bagaimana bobrok para elit partai dan sistem politik komunis China.

Dari kasus Bo Xilai ini terlihat bagaimana para elit China telah mengingkari ideologi komunis mereka. Mereka hidup mewah, seperti warga kapitalis yang selalu mereka kecam saat pidato politik. Sistem kepolisian China yang bobrok jadi terungkap jelas saat sejumlah polisi ditangkap dan mengakui sengaja menutup-nutupi kasus pembunuhan itu. Tirai bambu memang menjadi terbuka, tapi ini jelas bukan yang ingin China tunjukkan kepada dunia.
http://www.analisadaily.com/news/read/2012/08/13/68462/di_balik_kasus_bo_xilai/

Post a comment or leave a trackback: Trackback URL.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: