Hu Jintao Kuatirkan Polisi Tertinggi China

Oleh Sophia Fang & Gisela Sommer


Hu Jintao.

Sejak Bo Xilai dipecat pada 15 Maret, Zhou Yongkang, kepala polisi tertinggi China, telah menjadi titik fokus dari perebutan kekuasaan berkecamuk di dalam lingkaran kepemimpinan Partai Komunis China (PKC). Hu Jintao, sebelum melakukan perjalanan luar negeri, memanfaatkan sebuah taktik komunis tua untuk membendung dan melemahkan basis kekuatan Zhou.

Zhou Yongkang mengepalai People Liberation Army of China (PLAC), instansi besar dan kuat dari aparat penegak hukum PKC, yang mengontrol polisi, Polisi Bersenjata, juru sita, dan pengadilan. Ini adalah organisasi terkenal karena bertindak di luar hukum. Sebelum posisi ini, Zhou adalah Menteri Keamanan Publik.

Zhou (70) menikah dengan keponakan mantan pemimpin rezim Jiang Zemin dan dijadwalkan untuk pensiun pada bulan Oktober. Sampai saat Bo Xilai kemungkinan mengganti posisi Zhou, karena Zhou telah mendukung Bo, dan keduanya telah menjadi anggota inti dari faksi Jiang, yang telah bersaing kekuasaan dengan faksi Hu Jintao dan Wen Jiabao selama 10 tahun terakhir.

Tapi karena Bo Xilai telah dipecat dari jabatannya sebagai ketua partai Chongqing, keadaan dengan cepat berubah suram untuk Zhou juga.

Zhou memiliki alasan untuk khawatir bahwa ia mungkin adalah target berikutnya dari Hu dan Wen karena dokumen sensitif yang diserahkan ke Konsulat AS di Chengdu oleh mantan tangan kanan Bo Xilai, Wang Lijun pada 6 Februari.

Wartawan senior keamanan nasional Bill Gertz mengutip seorang pejabat AS yang mengatakan bahwa Wang tahu dari “upaya garis keras seperti Zhou Yongkang dan Bo Xilai untuk mengganggu kelancaran suksesi Xi Jinping.”

Pada 20 Maret rumor kudeta beredar di Internet. Oriental Daily Hong Kong dikutip para Netizen mengatakan bahwa dari sore 20 Maret sampai malam hari, banyak helikopter militer yang berputar-putar di atas Beijing, dan pada 21 Maret tank banyak terlihat di Distrik Fengtai Beijing. Netizen lain mengatakan bahwa pada pukul 10 malam pada 20 Maret saat mengemudi di pusat kota Beijing, dari Wangfujing ke Dongzhimen, ia melihat 50 sampai 60 kendaraan lapis baja dan mobil polisi khusus di daerah tersebut.

Berbagai informasi menunjukkan bahwa ketua Partai Hu Jintao dan Perdana Menteri Wen Jiabao prihatin tentang bagaimana berurusan dengan Zhou Yongkang yang kuat dan bagaimana mempertahankan kontrol atas PLAC dan polisi bersenjata di bawah perintah Zhou.

Pada 21 Maret Apple Daily Hong Kong mengutip Wu Guancong, seorang CEO Perusahaan Pengembangan Olahraga Guangzhou, mengatakan bahwa seseorang dengan informasi orang dalam mengatakan kepadanya: “Wen Jiabao dan Zhou Yongkang memiliki konflik serius. Saya mendengar bahwa geng empat [faksi Jiang], Bo, Zhou, Jia (Qinglin), dan Li Changchun, semuanya telah dipecat.”

Rencana Hu Jintao

Pada hari yang sama, 21 Maret serangkaian sesi pelatihan PLAC melibatkan 3.300 sekretaris partai nasional diumumkan.

Menurut laporan 26 Maret oleh Xinhua media corong Partai, 462 provinsi, kota dan tingkat kabupaten sekretaris PLAC hadir untuk sesi enam hari pertama di Beijing. Zhou Yongkang muncul pada hari pembukaan dan memberikan pidato, sementara Hu Jintao melakukan perjalanan untuk mengunjungi tiga negara Asia.

Dalam pidatonya, Zhou menekankan perlunya “memahami serangkaian kebijakan baru mengenai PLAC” dan kebutuhan untuk “mempertahankan tingkat tertinggi konsensus dengan Partai Pusat.”

Sebaliknya, surat Zhou kepada Rapat Propaganda PLAC diselenggarakan di Shanghai pada 23 Maret menyatakan nada yang berbeda. Dalam surat tersebut, Zhou sangat memuji “prestasi” dari PLAC.

CCTV meliput pidato Zhou, menyoroti fokus pada konsep pembangunan ilmiah Hu, pentingnya menjaga pegangan erat pada arah politik, dan mempertahankan konsensus maksimal dengan Partai Pusat pada “hal-hal utama dari benar dan salah.”

Ketika Hu melanjutkan perjalanan delapan hari untuk menghadiri pertemuan puncak keamanan nuklir internasional di Korea Selatan, India dan Kamboja pada 25 Maret ia mampu melakukannya, mengetahui bahwa Zhou akan tertahan selama ketidakhadirannya.

Shi Zangshan, seorang ahli China berbasis Washington DC, berkomentar di Sound of Hope Radio (SOH) pada rencana cerdik Hu menghadapi Zhou selama ketidakhadirannya: “Hu Jintao memanggil sekretaris PLAC dari seluruh negeri untuk pelatihan dalam waktu yang sangat singkat. Ini adalah metode Hu mencegah Zhou Yongkang memobilisasi polisi dan pasukan keamanan bersenjata sementara Hu bepergian. Jelas, Hu tidak percaya Zhou.”

Li Tianxiao, seorang komentator politik dan kolumnis untuk The Epoch Times, mengatakan kepada SOH: “Pelatihan ini telah melucuti kekuasaannya Zhou dengan mengisolasi Zhou. Ini seperti menempatkan Zhou di bawah tahanan rumah, dan dengan demikian mencegah dia dari mempengaruhi kader tingkat rendah PLAC.

Li mengatakan di masa lalu, Zhou melanggar hukum dan banyak melakukan kejahatan secara langsung memberikan perintah kepada sekretaris PLAC nya di seluruh negeri. Sekarang ini para sekretaris dipanggil ke Beijing dan diberi kesempatan untuk mengungkit Zhou.

“Situasi Zhou sekarang adalah sama dengan Bo Xilai saat bertemu Perdana Menteri Kanada Harper selama kunjungannya di China,” kata Li. “Bo juga tampil pada konferensi pers selama dua kali pertemuan. Orang itu berpikir Bo tidak dalam kesulitan. Namun, beberapa hari kemudian, Bo ditangkap. Penampilan Zhou pada sesi pelatihan adalah seperti itu.”

Li menambahkan: “Sifat dari pertikaian di PKC sedemikian rupa sehingga Anda dapat muncul di mata publik satu hari, tapi Anda mungkin akan ditahan pada hari berikutnya. Ini ditentukan oleh sifat perjuangan berdarah kekuasaan Partai. Oleh karena itu, penampilan Zhou dalam pelatihan tersebut tidak berarti ia aman.”

Pengendalian Militer

Pada awal bulan ini, Hu menyerukan Tentara Pembebasan Rakyat dan di Polisi Bersenjata untuk lebih memperhatikan “menjaga stabilitas sosial.”

Xinhua, Media Corong Partai melaporkan pada 23 Maret bahwa Guo Boxiong, Wakil Ketua Komisi Pusat, telah meminta Angkatan Darat harus siap untuk menangani pemeliharaan stabilitas dengan baik dan pekerjaan bantuan bencana, dan memastikan untuk bertindak cepat jika sesuatu terjadi.

Banyak pengamat melihat hal ini sebagai langkah Hu untuk mendapatkan kembali kontrol PLAC dari Zhou.

Politik dan sosial komentator Wu Fan mengatakan kepada Epoch Times bahwa kekhawatiran Hu Jintao terbesar adalah Polisi Bersenjata dan Pasukan Keamanan Umum yang dikendalikan oleh Zhou.

“Dengan memanggil para sekretaris PLAC, yang memiliki kekuasaan atas Polisi Bersenjata dan Pasukan Keamanan Publik, Hu pada dasarnya telah menempatkan semuanya di bawah kendali,” kata Wu.

“Hu sendiri tidak perlu memberikan pidato. Sebaliknya, Zhou harus memberikan pidato tentang mematuhi Partai Pusat,” kata Wu. “Sikap Zhou benar-benar berubah pada pidatonya 26 Maret. Dia mengatakan bahwa PLAC hanyalah cabang fungsional, bukan cabang memerintah, maupun cabang di posisi terdepan, dan karena itu PLAC harus mematuhi pemerintah pusat.”

Untuk saat ini tampaknya rencana Hu untuk menundukkan Zhou berhasil. Pada 27 Maret Harian Tentara Pembebasan Rakyat menerbitkan sebuah artikel yang menyatakan: “Perkembangan baru telah muncul sebagai perubahan besar telah terjadi di dunia, bangsa, dan Partai …. Kami harus memastikan bahwa semua pasukan tegas mengikuti perintah dari Partai Pusat, Komisi Militer Pusat dan Ketua Hu.”

Cara Hu dan Wen menghadapi Zhou Yongkang sangat mirip dengan bagaimana Mao dan Zhou Enlai menangani Lin Biao 40 tahun lalu. Ketika Lin Biao, pemimpin militer, mencoba kudeta untuk menggulingkan Mao, Zhou Enlai memanggil jenderal militer ke Beijing untuk menunjukkan loyalitas mereka atau ditangkap. (EpochTimes/man)
http://www.erabaru.net/china-news-a-culture/44-china-update/29928-hu-jintao-menyoroti-polisi-tertinggi-china

Post a comment or leave a trackback: Trackback URL.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: