Tanpa Orang Kuat, PKC Hancur

Oleh: Matthew Robertson

Para perwira militer menghadiri upacara di depan Monumen untuk mengenang kemenangan cemerlang menyebrangi sungai Yangtze, pada tanggal 23 April 2008 di Nanjing Propinsi Jiangsu, China. (Cina Foto / Getty Images)

Dalam setiap generasi kepemimpinan Partai Komunis China (PKC), kekuatan yang digunakan oleh orang yang duduk di pucuk partai telah menjadi kurang. Kekuatan yang dimiliki oleh kelompok kepentingan yang bersaing dan faksi-faksi dalam Partai telah menjadi lebih besar ke titik dimana faksi politik dan pertikaian dapat mengancam kekuasaan rezim sendiri dalam krisis.

Sebelum PKC merebut kekuasaan pada tahun 1949 pemimpinnya, Mao Zedong, sudah mulai membangun kultus kekuasaan. “Mao tanpa ragu menempatkan dirinya sebagai tokoh Dewa. Tidak ada yang berani mempertanyakan kekuasaanya,” kata Jason Ma, seorang komentator politik New Tang Dynasty Television yang berbasis di New York.

“Deng Xiaoping adalah orang militer dan memiliki hubungan pribadi yang sangat besar, tidak ada yang berani menantangnya,” kata Ma tentang daftar penguasa Partai. Jiang Zemin dan Hu Jintao, generasi ketiga dan keempat pemimpin masing-masing, sama-sama dipilih oleh Deng, tetapi otoritas pribadi mereka dipertanyakan, kata Ma. Sesampainya pada generasi pemimpin kelima, kelihatannya agak berbeda.

“Dalam suksesi kepemimpinan partai komunis, mereka berpikir [Xi Jinping] adalah satu-satunya tokoh yang dapat diterima oleh kekuatan politik yang berbeda dalam Politbiro,” kata Cheng Xiaonong, mantan penasihat Perdana Menteri Zhao Ziyang yang digulingkan dan mantan pemimpin redaksi Studi China Modern, dalam sebuah wawancara telepon sebelumnya tentang suksesi Xi.

“Xi pada dasarnya entah dari mana, dan satu keuntungan adalah bahwa dia bukan musuh yang kuat dari setiap faksi di dalam sistem PKC,” kata Jason Ma. Sisi lain adalah bahwa akar dari kekuasaan Xi dan dasar pengaruhnya lemah. Musuh-musuhnya lebih sedikit, tetapi jumlah orang yang kariernya dinaikkan juga kurang.

“Ini tidak seperti Amerika Serikat di mana Obama harus melalui kampanye dan memperoleh dukungan rakyat melalui pemilu. Di China dukungan rakyat tidak ada, semuanya adalah perebutan kekuasaan yang halus,” kata Ma.

Ia datang ke: “Berapa banyak pendukung yang anda miliki di militer, apa hubungan anda dengan tentara, apakah anda punya hubungan dengan aparat keamanan publik, apakah anda memiliki orang yang tepat di media untuk mengikuti perintah- adalah semua hal ini.

“Jika dia berkuasa saya pikir dia tidak akan memiliki kontrol yang kuat untuk semuanya. Dia hanya akan duduk di pusat semua konflik ini, dan ia tidak akan dapat melakukan apapun.”

Arthur Waldron, Profesor Hubungan Internasional di Universitas Pennsylvania, menulis dalam sebuah email kepada The Epoch Times: “Xi adalah penerus pertama yang tidak disetujui oleh Deng Xiaoping. Tanpa bayangan orang kuat, para pemain politik di China mustahil menemukan konsensus. Dengan kondisi tersebut kita pikir ketidakpastian akan berlanjut.”

Kondisi tahun depan dapat menciptakan badai yang sempurna, menurut Ma. “Saat ini perekonomian masih tumbuh 8 atau 9 persen, tetapi jika ada kerusuhan internal di antara orang biasa dan juga perlambatan dalam perekonomian, konflik antara kelompok kepentingan akan menjadi lebih mencuat dan lebih brutal,” kata Ma.

“Dengan pemimpin baru berkuasa, berusaha mengendalikan negara dan menyingkirkan orang-orang yang tidak bisa dipercayai ketika semua ini terjadi bersamaan, ini adalah resep potensial bencana,” katanya. “Saya tidak tahu apakah ada orang yang dapat mencegah kehancuran PKC dalam kekacauan internal.” (The Epoch Times/man)
http://www.erabaru.net/china-news-a-culture/44-china-update/29554-tanpa-orang-kuat-yang-pegang-kendali-komunis-hancurkan-diri

Post a comment or leave a trackback: Trackback URL.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: