Masa Percobaan Gao Zhisheng Berakhir

Oleh: Gu Qing’er

Geng He, istri Gao Zhisheng, pengacara hak asasi manusia China yang hilang berpartisipasi dalam sebuah konferensi pers yang diadakan oleh anggota DPR AS Chris Smith (Perwakilan New Jersey) untuk membahas catatan hak asasi manusia China pada malam kedatangan Presiden China Hu ke Gedung Putih pada 18 Januari, di Capitol Hill Washington. (AFP / Getty Images)

Masa percobaan pengacara hak asasi manusia terkemuka China, Gao Zhisheng berakhir pada 14 Agustus, dan keluarganya menginginkan ia pulang hidup-hidup

Gao telah hilang selama 16 bulan sejak penampilan publik singkat pada bulan April 2010, setelah ia kembali ditahan ekstralegal oleh pihak berwenang China; mereka memberitahu keluarga Gao sedikit banyak dari itu bahwa dia telah “hilang.” Dia telah ditahan, tanpa prosedur hukum, selama satu tahun sebelum kemunculan singkatnya.

“Keluarga saya membutuhkannya. Saya berharap keluarga kami bisa bersatu kembali,” kata Geng, istri Gao kepada The Epoch Times.

Dia mengatakan bahwa menurut hukum China, Gao harus dibebaskan setelah lima tahun masa percobaan. “Kita seharusnya selalu memiliki hak untuk tahu dia dimana, tetapi kami tidak tahu sekarang.”

Tanggal 27 Agustus adalah ulang tahun ke-8 putranya, Gao Tianyu. Anak itu bertanya pada ibunya apa ia bisa menelepon ayahnya pada hari ulang tahunnya. Geng He menangis ketika ia mengatakan kepada The Epoch Times bahwa ia harus mencari alasan mengapa hal itu tidak mungkin. “Sekarang sedang hujan deras di Beijing dan telepon Papa tidak ada signal,” katanya.

“Sebelum dia ke tempat tidur, dia berkata, “Mama, kamu dapat menggunakan komputer. Tolong cari Papa,” cerita Geng He.

Gege, putri Gao memasuki perguruan tinggi tahun ini. Dia telah menempatkan foto ayahnya di meja komputer dan kamarnya. “Dia ingin memberitahu ayahnya, ‘Aku mencintaimu,’ dan aku belum pernah melihat dia melakukan itu sebelumnya,” kata Geng.

“Kadang-kadang ia akan terlihat sangat sedih. Kami sekali pergi ke acara di luar dan melihat seorang anak dengan orangtuanya bermain cello. Dia segera meminta saya untuk membawanya pergi. “Ini mengingatkan saya pada saat ayah dan ibu memainkan instrumen dengan saya,” kata Geng menceritakan percakapan dengan putrinya.

Pengacara hak asasi manusia Gao Zhisheng yang tidak ketahuan keberadaannya tetap menjadi perhatian istrinya, Geng He. (The Epoch Times)

Larut malam, Geng dapat terpukul oleh kekosongan yang menyakitkan. “Ini benar-benar sangat menyiksa bagi saya,” kata Geng. “Ini bukan sesuatu yang hanya berlangsung sehari. Ini adalah waktu yang saya miliki dengannya, dan bagi saya, ini sangatlah berharga,” katanya.

Dia menangis saat berkata: “Aku harus melepaskan diri dari emosi saya di depan anak-anak … Pada malam hari, ketika mereka sedang tidur, saya mengaktifkan laptop saya dengan harapan menemukan jejak suami saya.”

Pada 7 April 2010, Gao, yang telah hilang selama satu tahun pada waktu itu, diwawancarai oleh The Associated Press sebelum kunjungan Hu Jintao ke Amerika Serikat. Setelah itu, The Associated Press menerbitkan foto Gao. Ia tampak sangat berbeda dari sebelum diculik.

“Dia tampak 10 atau 20 tahun lebih tua. Ketika saya melihat gigi depannya semua hitam, saya meneleponnya dan menanyakan mengapa ia tidak pergi menemui dokter gigi. Dia tidak mengatakan apa-apa.”

Geng segera mencari nomor telepon dokter gigi dan menelepon suaminya. Tapi ia mendengar Gao berkata, “Bisakah kamu menyingkirkan nomor itu?”

Saat itulah ia menyadari bahwa dia bersama seseorang. “Suami saya tidak dapat memilih dokter giginya. Ia tidak bisa memilih apa yang ingin ia lakukan,” kata Geng.

“Dalam lima tahun terakhir, ia telah diculik lebih dari enam kali. Dia akan selalu menyisir rambutnya dengan baik tidak peduli seberapa sibuk atau lelahnya dia. Saya sedih ketika saya melihat gambar dirinya. Dia pasti telah dicukur botak. ”

Dicari Kerabat
Sejumlah orang dari kelompok pengacara memegang spanduk dalam protes untuk menuntut dibebaskannya pengacara hak asasi manusia Beijing Gao Zhisheng dan kritikus pembangkang Liu Xiaobao di Kantor Perhubungan China di Hong Kong pada 4 Februari 2010. (Mike Clarke / Getty Images)

Gao diperbolehkan untuk kembali ke kampung halamannya untuk mengunjungi makam ibunya pada bulan April 2010, tetapi sejak itu kakaknya Gao Zhiyi tidak mendengar kabar darinya. Geng mengatakan bahwa saudara Gao telah membuat pemberitahuan orang hilang dan memintanya untuk menaruhnya online, berharap seseorang akan memberikan informasi tentang keberadaan Gao.

Kakak Gao juga melakukan panggilan terus-menerus ke Biro Keamanan Domestik Beijing, satuan polisi rahasia yang memburu dan menahan para aktivis, sering menggunakan cara brutal dan diluar hukum. Kadang-kadang teleponnya akan dijawab, kadang-kadang diabaikan, tapi keberadaan Gao tidak pernah terungkapkan.

Orang tua Geng dan saudara Gao mencoba untuk mengirimkan pemberitahuan orang hilang, tapi polisi setempat mengatakan kepada ayah Geng yang berumur hampir 80 tahun, “Jika kamu melakukan ini, kau akan ditahan selama 15 hari dan dituntut karena mengganggu ketertiban sosial.” Pihak keluarga menemukan bahwa telepon mereka telah disadap.

Gao Zhisheng adalah pengacara hak asasi manusia high-profile yang membela banyak kasus-kasus hak asasi manusia terkemuka di China. Namun karirnya berakhir ketika ia menyerukan penyelidikan terhadap penganiayaan praktisi Falun Gong, sebuah latihan spiritual.

Pada 22 Desember 2006, ia dijatuhi hukuman tiga tahun penjara dan masa percobaan lima tahun atas tuduhan “subversi kekuasaan negara.” Setelah itu, Gao dan keluarganya ditempatkan di bawah tahanan rumah.

Pihak berwenang mulai menculik Gao secara berkala selama waktu ini, sampai mereka membawanya pergi secara permanen pada tahun 2009. Dan segera setelah dia permanen menghilang, salah satu artikelnya yang menggambarkan penyiksaan, berjudul “Malam Gelap, Penjahat Gelap, dan Penculikan oleh Mafia Gelap,” diterbitkan. Ini merincikan pemukulan brutal, setruman listrik di kemaluan, sundutan rokok di hidung dan mata, dan tusuk gigi yang dimasukkan ke dalam alat kelaminnya.

Pada Mei 2007, American Board of Trial Advocates menganugerahkan Gao, Penghargaan Pengacara Pemberani. Pada 2008 dan 2009, ia dinominasikan untuk Hadiah Nobel Perdamaian.

Untuk menghindari terus menerus diganggu dan diawasi oleh otoritas China, istri Gao dan anak-anaknya diam-diam meninggalkan China pada awal 2009. Mereka tiba di Amerika Serikat pada bulan Maret dan diberikan suaka politik. (EpochTimes/khl)
(Sumber: Erabaru.net, 18 Agustus 2011)
http://www.erabaru.net/top-news/36-news1/27528-masa-percobaan-gao-zhisheng-berakhir

Post a comment or leave a trackback: Trackback URL.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: