Banyak Jembatan Runtuh di China

Ditulis oleh Jinghui Chen & Gary Pansey

Sebuah jembatan ambruk ketika sebuah truk kelebihan berat melintasi sebuah jembatan di Beijing pada 19 Juli. (Epoch Times arsip foto)

Dua truk yang sedang melewati sebuah jembatan yang membentang Sungai Yu di Yancheng, Jiangsu jatuh pada 11 Juli. Tiga hari kemudian sebuah jembatan runtuh di Gunung Wuyi di Fujian, bus wisata yang melintas  jatuh, melukai 22 orang dan seorang tewas.  Dua  jembatan lagi jebol pada 15 dan 17 Juli. Sebuah traktor trailer jatuh saat melintasi jembatan di Hangzhou, kemudian bagian dari jembatan di Wuhan retak dan melengkung,  ditutup untuk lalu lintas. Kecelakaan terakhir  pada 19 Juli, ketika jembatan Sungai Putih dekat Kuil Baoshan, Beijing, saat truk kelebihan beban sedang menyeberangi jembatan.

Lima jembatan runtuh dalam waktu sembilan hari? Orang-orang mulai bertanya-tanya.

Disamping itu, tiga dari jembatan hanya berumur 14 tahun.

Di Provinsi Anhui saja ada 7.460 jembatan dari 30.883 jembatan diidentifikasi berbahaya, menurut laporan Pengawasan Jalan raya  Provinsi pada bulan Agustus 2009.

Kualitas konstruksi jelas tidak memenuhi standar. Pemimpin Redaksi majalah China Overseas Bisnis online, Wu Fan, mengatakan itu berhubungan dengan para pejabat lokal dan sistem promosi yang memungkinkan mereka melakukannya .

“Seorang pejabat setempat dituntut untuk menyelesaikan proyek 3 sampai 5 tahun untuk, jika tidak selesai posisinya  akan hilang atau dia tidak akan dipromosikan,” tulis Wu di salah satu analisis tentang masalah ini.

“Jadi apa pun yang bisa meningkatkan kinerjanya akan dicoba. Kalau begitu siapa yang bertanggung jawab? Bukan para pejabat. Akibatnya kualitas proyek menjadi kurang penting. Seorang pejabat setempat hanya peduli untuk menyelesaikan proyek secepatnya dan setelah itu terlihat mengesankan.”

Mereka yang bertanggung jawab menempatkan diri sendiri, mendahulukan kepentingan jangka pendek diri sendiri, dan mengabaikan keselamatan, kata Wu. Pada saat jembatan runtuh satu dekade kemudian, pejabat tersebut telah dipromosikan dan orang lain yang  menjabat berikutnya menanggung keburukan.

“Hasilnya adalah korupsi, pengerjaan yang salah, dan bahan yang tak berkwalitas, dengan istilah  lain, ‘jembatan tahu,'” kata Wu Fan.

Pejabat baru menemukan ketidaknyaman pada media. Ketika wartawan pergi ke tempat kejadian di Hangzhou untuk melaporkan kerusakan, mereka menemukan bahwa semua puing-puing dengan cepat dihilangkan. Dan mereka mengingatkan bahwa wartawan harus mendaftar dengan pemerintah setempat bahkan sebelum pergi ke lokasi. (EpochTimes/man)

(Sumber: Erabaru.net, Jumat, 22 Juli 2011)

http://www.erabaru.net/china-news-a-culture/44-china-update/27258-banyaknya-jembatan-runtuh-di-china

 

Post a comment or leave a trackback: Trackback URL.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: