Banjir China telan jutaan korban

Lebih dua juta orang menjadi korban banjir mematikan di Cina bagian timur.

Hujan deras terus berlanjut menyebabkan sebagian besar provinsi Zheijang dan Hubei tenggelam, lapor kantor berita pemerintah Xinhua.

Sekitar seribu tempat usaha terganggu, persawahan rusak sehingga membuat harga pangan melonjak.

Banjir bulan ini, yang terburuk sejak tahun 1955, menewaskan 170 orang, kata sejumlah laporan.

Pemerintah telah mengerahkan pasukan untuk mengungsikan ratusan ribu orang.

Skala bencana ini dinaikkan ke tingkat tertinggi atau kategori empat.

Curah hujan permulaan minggu ini memicu longsor yang mengubur sejumlah rumah dan menewaskan paling tidak dua orang di Zhejiang dan dua lainnya di Hubei.

Banjir terjadi setelah kekeringan berbulan-bulan merusak tanaman di bagian tengah dan utara Cina.

Hujan deras selama berhari-hari memaksa pemerintah Cina mengevakuasi ratusan ribu orang di Cina tengah dan selatan.

Koran China Daily mengatakan lebih dari 555.000 orang diungsikan di tujuh provinsi.

Media pemerintah memberitakan dua tanggul bobol hari Kamis (16/6) mengakibatkan lebih dari 20 kota dan desa di provinsi Zhejiang terendam air.

Badan meteorologi memperingatkan hujan masih akan turun dalam beberapa hari ke depan dan ini bisa menyebabkan banjir baru, termasuk di kawasan Cina barat daya.

Badan ini memperkirakan hujan deras tidak akan reda hingga setidaknya hari Minggu.

Di provinsi Hubei di Cina tengah, hujan deras dua hari lalu menyebabkan tanah longsor, menewaskan dua orang.

Longsoran tanah menutup sungai Pingdu, membuat warga mengungsi karena khawatir tanggul akan jebol.

(Sumber: BBC Indonesia)

 

Post a comment or leave a trackback: Trackback URL.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: