Komunis Perangi ‘Gereja Rumah’ China

Oleh Luo Ya

Rezim komunis China terus mengadakan razia terhadap umat Kristiani yang sedang melakukan kebaktian di luar ruangan dari sebuah gereja Kristen bawah tanah ‘gereja rumah’ di Beijing Minggu pertama di bulan Mei ini.

Penangkapan menunjukkan niat dari kepala Sekretaris untuk urusan Agama China yang baru diangkat ingin “menutup dan menghancurkan semua gereja rumah” dan mau membawa mereka di bawah kontrol rezim komunis, anggota gereja mengatakan kepada The Epoch Times.

Setidaknya 31 orang umat Kristen ditangkap dari Gereja Shouwang Beijing pada 1 Mei menurut China Aid Association. Orang-orang ini dikirim ke Biro Keamanan Publik atau stasiun polisi yang berbeda, di antara mereka adalah pemimpin dari New Tree Church Beijing yang telah bergabung dengan pelayanan Gereja Shouwang. Dia ditahan oleh polisi selama dua hari penuh.

Ini tindakan kekerasan terakhir pada Gereja Shouwang dampak lanjut dari penggerebekan polisi sebelumnya pada 17 April dan pada 24 April saat perayaan paskah beberapa lusin anggota gereja ditangkap dan 500 anggotanya ditempatkan di bawah tahanan rumah.

Pembicaraan hak asasi manusia China – AS pada akhir April, di mana AS memunculkan isu penganiayaan terhadap kelompok-kelompok agama, terbukti tidak efektif dalam melindungi orang Kristen China yang memilih untuk beribadah di luar sanksi negara “Tiga Gerakan Patriotik” Gereja.

“Tujuan sebenarnya di balik penindasan rezim komunis Cina dari Gereja Shouwang adalah untuk benar-benar memecah gereja-gereja rumah seperti Gereja Shouwang dan akhirnya menggabungkan mereka ke dalam Gereja yang dikendalikan rezim komunis. Ini adalah tujuan yang ingin segera dicapai oleh Sekretaris urusan Agama baru ditunjuk,” kata seorang anggota Gereja Shouwang yang meminta untuk tetap namanya dirahasiakan kepada The Epoch Times.

Dia mengatakan informasi ini datang dari pertemuan internal Biro Agama. Apakah mereka menyewa ruang dalam bangunan kantor atau beribadah di rumah, gereja rumah telah berangsur-angsur telah menggantikan gereja yang dikelola rezim di setiap sudut negeri, kata anggota gereja. Dan gereja-gereja rumah tidak mengikuti ajaran kantor Administrasi urusan Agama rezim komunis.

“Kepercayaan adalah kebebasan. Tidak mungkin untuk meminta kami untuk mendaftar di sebuah gereja palsu yang dijalankan oleh rezim komunis China. Itu bertentangan dengan keyakinan gereja rumah kami,” katanya. “Masalah-masalah terhadap Gereja Shouwang adalah cerminan apa yang dihadapi semua gereja rumah di China. Jika Gereja Shouwang dihapuskan, semua gereja rumah di seluruh China menghadapi penekanan berikutnya,” katanya.

Global Times, sebuah koran internasional yang dijalankan oleh People Daily media corong partai komunis China, menyatakan dalam sebuah editorial 26 April bahwa gereja-gereja rumah terlibat dalam kegiatan ilegal. “Mereka tidak terlibat dalam urusan agama namun dalam urusan politik,” kata editoria. (EpochTimes/sum) (Sumber: Erabaru.net, Selasa, 10 May 2011) http://www.erabaru.net/china/44-china-update/26035-komunis-perangi-gereja-rumah-china

Post a comment or leave a trackback: Trackback URL.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: