China bantah dumping produk di Indonesia

Oleh Lahyanto Nadie

BEIJING: Kementerian Perdagangan China membantah bahwa pihaknya melakukan dumping terhadap produknya yang beredar di Indonesia dan setiap kebijakannya dalam kerangka ACFTA akan mengikuti kesepakatan WTO.

Deputi Dirjen Departemen Perdagangan Internasional dan Kerjasama Ekonomi RRChina SUN Yuanjiang mengatakan bahwa disebut dumping karena produk dari China di pasar Indonesia harganya lebih murah. “Namun pemerintah [China] tidak mendukung perusahaan melakukan dumping,” katanya menjawab pertanyaan Bisnis di Beijing hari ini.

Menurut dia, sungguh banyak produk murah yang beredar di Indonesia karena memang China memiliki bahan baku yang banyak dan infrastruktur yang memadai sehingga mampu bersaing. Lagi pula, katanya, setiap kebijakan pemerintah China pasti akan mengikuti aturan sesuai dengan kesepakatan WTO (World Trade Organization).

Dia mengatakan bahwa pihaknya telah mendengar tentang keluhan pengusaha Indonesia yang meminta kepada pemerintah untuk meninjau ulang kesepakatan dalam ACFTA. “Kami juga pernah mengalami hal itu ketika memasuki WTO pada 2001. Para pengusaha Tiongkok juga banyak yang menentang.”

Namun setelah sepuluh tahun kemudian, mereka merasakan manfaatnya. “Ingat bahwa hubungan dagang kita [Indonesia-China] untuk jangka panjang.”

Dia yakin bahwa sepuluh tahun mendatang, Indonesia akan makmur dan jika itu terjadi makan akan dirayakan bersama-sama.  Memang, tambahnya, dalam setahun ini perdagangan China sedikit surplus atas Indonesia tapi itu bukan tujuan utama. “Yang terpenting adalah kerja sama jangka panjang.”

Pada masa mendatang, katanya, China akan lebih banyak impor dari negara-negara berkembang. “Cadangan devisa kami cukup banyak yaitu mencapai US$3 triliun.”

Komitmen terhadap Indonesia juga tetap dijalankan yaitu investasi di bidang infrastruktur seperti membangun jalan, jembatan, stasiun televisi dan telekomunikasi. Untuk pendanaannya didukung oleh lembaga finansial, asuransi, pengumpulan dana secepat mungkin serta kebijakan ekspor.

Dalam kesempatan terpisah Deputi Direktur Jenderal Informasi Kementerian Luar Negeri MA Jisheng mengatakan bahwa baik Indonesia maupun China dalam kerangka ACFTA sebenarnya sama-sama diuntungkan.

Akan tetapi, tambahnya, jika ada persoalan yang timbul maka akan diselesaikan bersama-sama pula.

Akhir bulan ini, PM China Wen Jiabao akan berkunjung ke Indonesia untuk memperat hubungan kedua negara. China memandang Indonesia sebagai negara yang besar dengan pertumbuhan ekonomi yang pesat.

Keunggulan Indonesia, katanya, adalah sumber daya manusia yang banyak, sumber daya alam berlimpah  dan berada di daerah tropis yang strategis.

“Presiden Susilo Bambang Yudhoyono benar-benar pemimpin negara besar. Dia sangat ramah dan pandai karaoke bahkan lebih hebat dari penyanyi,” katanya sambil tersenyum.

Dalam acara makan malam ini Wang Zhong Wei, Wakil Kepala Kantor Penerangan Dewan Negara China, berpendapat bahwa kedatangan PM Jiabao ke Indonesia untuk mendatangani sejumlah kerja sama di bidang ekonomi yang saling menguntungkan.

(Sumber:Bisnis.com, 19 April 2011)

http://www.bisnis.com/ekonomi/perdagangan/20819-china-bantah-dumping-produk-di-indonesia

Post a comment or leave a trackback: Trackback URL.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: