Artis China Ditangkap di Bandara Beijing

Oleh Matthew Robertson

Seniman China terkenal Ai Weiwei dicegat oleh polisi di Bandara International Beijing pagi Minggu (3/4). Studionya digerebek dan asistennya ditangkap, dan semua dari mereka sampai saat ini belum diketahui keberadaannya.

Berita itu muncul di Tweeter dikirim oleh salah satu asistennya, mengatakan bahwa Ai dipisahkan dari asistennya di bandara dan ia diambil oleh dua petugas keamanan perbatasan. Teleponnya dimatikan, kata pesan tersebut.

Segera setelah itu, dua lusin petugas keamanan publik, dengan surat perintah pencarian, masuk studio di Beijing dan mengambil delapan pembantunya. Kemudian pada sore hari, juru kuncinya, Wen Tao, dibawa pergi dalam sebuah mobil tanpa tanda, laporan mengatakan.

Sebagian besar berita itu disebarkan melalui akun Twitter kepercayaan Ai, yang juga menerima panggilan telepon dari wartawan Barat yang bekerja di China.

Ai adalah seniman visual kontemporer. Banyak dari karya seninya mencerminkan perjuangan politik melawan Partai Komunis China (PKC), dan hak-hak orang Tionghoa mencari keadilan. Dia juga seniman dibalik penciptaan Stadion ‘Sarang Burung’ Olimpiade Beijing.

Beberapa pengamat berkomentar bahwa koordinasi yang jelas terlibat dalam penangkapan dan penggerebekan menunjukkan bahwa hal itu mungkin telah menjadi direktif, direncanakan dari atas ke bawah, daripada  masalah lokal, yang telah mengancam Ai sebelumnya.

Pada bulan Januari tahun ini, studio Shanghai Ai yang baru dibangun dibuldozer oleh otoritas rezim komunis tanpa peringatan.

Pada bulan Agustus 2009 di Chengdu, ibukota Provinsi Sichuan, Ai dipukuli oleh polisi setempat di kamar hotelnya. Empat minggu kemudian di Jerman dia harus dilarikan ke rumah sakit karena pendarahan otak yang disebabkan oleh pemukulan.

Di Sichuan, Ai pernah bekerja mengumpulkan daftar nama anak-anak yang meninggal dalam gempa bumi Mei 2008. Anak-anak telah terjebak dalam gedung sekolah yang dengan konstruksi buruk yang disebut ‘bangunan-ampas tahu.’ Secara luas diyakini bahwa dana untuk pembangunan telah digelapkan, mengakibatkan kematian massal para siswa.

AW Asia yang berbasis di New York dijadwalkan menjadi tuan rumah “Zodiac Heads” di New York pada bulan Mei. “Kami sangat prihatin dengan keselamatannya. Kami semua marah oleh perilaku tercela ini, dan  ini bisa terjadi di kota yang penuh Armani dan Porsche,” tulis Larry Warsh, pendiri organisasi, melalui email.

Pameran ini akan berjalan seperti yang direncanakan, kata Warsh. “Ini sangat tragis bahwa pemerintah China tidak memahami bahwa Ai Weiwei adalah salah satu orang terbaik terbesar mereka.” (EpochTimes/man)

(Sumber: Erabaru.net, Rabu, 06 April 2011)

http://erabaru.net/china/44-china-update/24737–artis-china-ditangkap-di-bandara-beijing

 

Post a comment or leave a trackback: Trackback URL.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: