Komunis China Marah PBB Tuntut Pembebasan Gao


Oleh Gisela Sommer

Seorang juru bicara Kementerian Luar Negeri China mengatakan kepada kelompok hak asasi manusia PBB untuk menjauhi urusan yang berkaitan dengan penahanan pengacara hak asasi manusia terkemuka China, Gao Zhisheng.

Kelompok hak asasi manusia, Freedom Now mengungkap sebuah pernyataan pada Senin (28/3) bahwa Kelompok Kerja PBB unit Penahanan Sewenang-wenang telah meminta agar segera membebaskan Gao. Kelompok Kerja PBB mengatakan rezim komunis China melanggar hukum internasional dengan menahan Gao.

Sebuah surat oleh ketua Kelompok Kerja PBB menuntut pembebasan segera Gao telah diteruskan ke rezim China pada 6 Juli 2010.

Atas kegagalan rezim China untuk menanggapi surat tersebut, Kelompok Kerja PBB mengeluarkan Opini atas kasus Gao pada 19 November 2010.

Opini Kelompok Kerja PBB menyatakan: “Dalam terang tuduhan dibuat, Kelompok Kerja akan menyambut baik kerjasama dengan Pemerintah China. Dengan tidak adanya informasi dari rezim mengenai penahanan Gao, Kelompok Kerja percaya bahwa itu dalam posisi untuk membuat sebuah Opini terhadap fakta dan keadaan dari kasus-kasus tersebut, terutama karena fakta dan tuduhan yang terkandung dalam komunikasi yang belum disanggah oleh rezim.”

Opini ini selanjutkan mengatakan: “Penahanan Gao adalah sewenang-wenang karena Pemerintah belum melibatkan dasar hukum yang membenarkan perampasan kebebasan. Gao secara formal tidak dituntut dengan tindak pidana berdasarkan hukum pidana atau undang-undang China lainnya. Selanjutnya, penahanan saat ini mungkin terkait dengan tindakan yang menyebabkan ia sebelumnya ditahan; pada khususnya, advokasi terhadap kelompok Falun Gong yang kini masi ditindas.”

Pada konferensi pers di Beijing 29 Maret, juru bicara Yu Jian berkata dia tidak tahu secara spesifik tentang kasus Gao, dan mengatakan kepada PBB untuk tidak ikut campur. Jian mengatakan bahwa mekanisme hak asasi manusia PBB harus “menjaga sikap objektif dan tidak memihak dan untuk menghormati kedaulatan hukum China.”

Gao dikenakan tahanan rumah dan penahanan selama beberapa tahun setelah penerbitan surat terbuka yang mengecam penganiayaan rezim komunis China terhadap Falun Gong. Tak lama setelah ia menerbitkan sebuah surat terbuka kepada Kongres AS pada bulan September 2007 yang mengkritik rezim pada beberapa isu dan menyerukan untuk mengakhiri penganiayaan terhadap Falun Gong dan untuk memboikot Olimpiade Beijing 2008, Gao diculik. Dia telah masuk dan keluar dari tahanan, tetapi sebagian besar di dalam tahanan, sejak itu.

Gao belum terdengar kabar sejak April 2010. Pada bulan Februari 2009, Gao merilis sebuah artikel yang menjelaskan 50 hari penyiksaan yang ia alami pada tahun 2007. Pada 10 Januari 2011, Associated Press menerbitkan catatan penyiksaan Gao diberikan dalam sebuah wawancara yang diijinkannya pada April 2010. Istri dan dua anaknya meninggalkan China pada 2009 dan memperoleh suaka di A.S.

Pekan lalu, Gao dianugerahi Bindmans Law and Campaigning Prize di Inggris. Penghargaan tersebut mengakui “pengacara atau juru kampanye yang telah berjuang melawan penindasan, atau telah berjuang untuk menantang iklim politik dan persepsi,” menurut situs Bindmans. Istrinya Geng He menerima penghargaan atas namanya. (Epoch Times/dia)
(Sumber: Erabaru.net, Kamis, 31 Maret 2011)
http://www.erabaru.net/china/44-china-update/24531-komunis-china-marah-pbb-tuntut-pembebasan-gao

Post a comment or leave a trackback: Trackback URL.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: