Pemerintah China Berjanji

(Foto: AFP/STR)

Pekerja China memuat pipa-pipa baja ke sebuah truk di Hefei di provinsi timur China, Anhui, menurut foto yang dibuat Sabtu (5/3). China merupakan penghasil baja terbesar di dunia, menurut laporan Asosiasi Baja Dunia baru-baru ini. Dalam pidato tahunannya di depan parlemen, Perdana Menteri China mengungkapkan targetnya menaikkan pertumbuhan ekonomi China 12,5 persen tahun 2011 di tengah kekhawatiran akan terjadi perg olakan, terinspirasi krisis demokrasi di Timur Tengah.

Beijing, Sabtu – Pemerintah China mencanangkan program baru yang bertujuan memakmurkan dan juga mengurangi kesenjangan pendapatan warga. Dalam program baru itu pemerintah akan meningkatkan pula pengeluaran untuk meningkatkan kesejahteraan sosial.

Demikian dikatakan Perdana Menteri China Wen Jiabao, Sabtu (5/3) di Beijing, China. Dia berpidato di hadapan 2.923 delegasi Partai Komunis yang berkumpul di Balai Agung Rakyat.

Wen berpidato saat membuka pertemuan tahunan para anggota legislatif China, yang berlangsung selama 10 hari. Wen juga berjanji bahwa pemerintah akan meredam inflasi, menaikkan status sosial ekonomi rakyat, dan mencanangkan pelayanan pemerintah yang lebih baik.

Tidak ada sinyal baru untuk perubahan sistem politik yang tersirat dari pidato Wen itu. Namun, dia menekankan, di samping target pertumbuhan ekonomi 12,5 persen, pemerintah juga akan melakukan perbaikan sistem pendidikan, peningkatan kesempatan kerja, pengadaan rumah relatif murah untuk warga kurang mampu, pemberian akses yang lebih terjangkau terhadap pelayanan kesehatan, dan jaminan sosial lainnya.

Akan tetapi, Pemerintah China juga mencanangkan peningkatan anggaran untuk lembaga kepolisian, pengadilan, kejaksaan, dan aparat menjadi 95 miliar dollar AS. Ini bertujuan agar segala bibit kerusuhan bisa diredam.

Wen beberapa kali menegaskan dalam pidatonya, kombinasi berbagai kebijakan itu amat perlu untuk meredam potensi kerusuhan sosial.

”Kita harus melakukan perbaikan soal kehidupan rakyat, dengan melakukan reformasi penting, serta menjalankan pembangunan yang disertai stabilitas. Kita harus membuat rakyat tidak khawatir soal kehidupan, pekerjaan, dan hanya dengan itu kita bisa meraih stabilitas dan keamanan dalam jangka panjang,” kata PM Wen.

Waswas

Tak pelak lagi, pidato PM Wen memperlihatkan kesadaran pemerintah akan bahaya efek domino dari gejolak di Timur Tengah. Sejak gejolak di Timur Tengah meletus, Pemerintah China kini waswas dan meredam diskusi-diskusi publik di internet.

Hari Minggu, koran Beijing Daily juga meluncurkan sejumlah tulisan di halaman satu yang intinya mengecam aksi protes karena bisa mengancam kemakmuran China.

”Penting untuk dipahami, niat buruk dari dalam dan luar yang mendorong aksi protes bisa menghancurkan kemakmuran China,” demikian harian tersebut.

Lepas dari itu, kejengkelan dan aksi protes warga China juga turut membuka mata Pemerintah China soal berbagai potensi kerusuhan sosial yang bisa menghadang di depan. Sepanjang tahun 2010 saja, berdasarkan pantauan sejumlah akademisi China, ada 180.000 aksi protes terkait dengan memburuknya standar kehidupan sebagian rakyat.

”Warga adalah pilar utama penguasa. Seperti kata pepatah, air bisa mengapungkan kapal sekaligus juga bisa menenggelamkannya,” kata Han Yuchen, pemimpin jaringan pasar swalayan di Handa, sebuah kota industri di China utara.

”Jika kita memberikan perhatian memadai demi kehidupan rakyat, itu artinya kita akan bisa mencapai kehidupan yang lebih baik demi rakyat dan negara,” ujar Han.

Di samping kemakmuran yang dinikmati lebih dari 600 juta warga China, pembangunan ekonomi juga memunculkan berbagai penyakit sosial ekonomi, yang amat berat ditanggung ratusan juta warganya.

Kenaikan harga-harga memerosotkan status sosial sebagian warga walaupun di sisi lain juga menghasilkan warga superkaya. Praktik korupsi yang dilakukan sejumlah pejabat juga menjadi pemicu kemarahan sebagian rakyat. (AP/REUTERS/AFP/MON)

(Sumber: Kompas, Senin,, 07 Maret 2011)

 

Post a comment or leave a trackback: Trackback URL.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: