Tantangan Baru Revolusi Melati

Oleh Peter Foster

Foto kerumunan masa pada 20 Februari dari situs Boxun.com

China menghadapi upaya terbaru membangkitkan revolusi gaya ‘Melati’  setelah aktivis luar negeri (tanpa nama) menyerukan demonstrasi tanpa kekerasan di 18 kota di seluruh China akhir pekan ini guna menumbangkan sistem pemerintahan satu partai.

Pemberitahuan untuk turun ke jalan beruntun datang seminggu setelah undangan yang sama diposting di situs Boxun.com di luar China, membuat wartawan kebingugan, penonton penasaran dan polisi datang jauh melebihi jumlah demonstran.

Rencana aksi perdana ini mengalami kegagalan, yang secara terbuka dicemooh oleh media pemerintah China sebagai ‘pertunjukan kesenian’. Namun situs blog boxun.com menegaskan lagi rencana yang disebutnya ‘protes pejalan kaki’ menentang partai komunis pada pukul 14:00 Minggu (20/2).

“Kami mengundang setiap peserta untuk berjalan-jalan, menonton, atau bahkan hanya berpura-pura melewati. Selama anda hadir, pemerintah otoriter akan gemetar ketakutan,” katanya.

Melonjaknya pertumbuhan ekonomi China dalam beberapa dekade terakhir, yang telah mengangkat ratusan juta orang keluar dari kemiskinan, telah menumpulkan rasa orang-orang daratan  Tiongkok menanggapi gerakan revolusioner di Timur Tengah dalam beberapa pekan terakhir.

Partai Komunis China (PKC) yang berkuasa telah menunjukkan tanda-tanda kegelisahan dalam beberapa pekan terakhir ketika protes jalanan menyapu dan menumbangkan rezim-rezim otoriter di Timur Tengah.

Penyebaran polisi berseragam besar-besaran, aparat keamanan telah bekerja untuk menetralisir penyebaranan berita aktivis online, perbedaan pendapat serta mengurung sebanyak 100 aktivis di bawah tahanan rumah.

Hu Jintao, Pemimpin tertinggi Partai Komunis China (PKC) membuat pernyataan mendesak kontrol yang lebih ketat dari ‘masyarakat maya’ dalam intervensi publik yang sangat tidak biasa ke dalam bidang kebijakan sosial, dan upaya yang lebih besar untuk menggiring opini publik ke ‘arah sehat’ atau resiko yang lebih besar ‘konflik sosial.’

Pernyataan itu telah diulang berkali-kali diikuti dengan peringatan publik dari tokoh senior Partai untuk menangani ketegangan dan keluhan sosial yang timbul dari perubahan cepat ekonomi China.

“Banyak yang percaya bahwa China akan muncul kepermukaan dari periode  perubahan sosial dengan cara yang stabil dan damai,” tambah editorial di corong partai People’s Daily, “Tapi … itu tidak  sepenuhnya benar tidak layak jika bangsa ini jatuh dalam kekacauan sosial pemerintahan yang gagal.” Seruan untuk demonstrasi ‘Melati’ adalah  seperti surat terbuka kepada parlemen rezim komunis China, Kongres Rakyat Nasional, yang akan membuka pertemuan tahunan pada 5 Maret dan selalu dianggap sebagai momen sensitif dalam kalender politik China.

Para aktivis, memberi tanda tangan dengan tanpa nama sebagai “penyelenggara demontrasi ‘Melati’ China” mendesak orang-orang untuk menyerukan, “Kami perlu makanan, Kami ingin bekerja! Kami ingin perumahan! Kami ingin keadilan!”

Slogan-slogan ditujukan pada isu utama meningkatnya inflasi, kesenjangan kaya-miskin yang melebar dan sering meledakkan kemarahan terhadap tingkat korupsi pejabat dan kroni-kroninya.

“Apa yang perlu kita lakukan sekarang adalah untuk memberikan tekanan kepada rezim komunis China,” kata permohonan-terkenal yang terdaftar untuk protes di 18 kota di seluruh China.

“Jika partai tidak sungguh-sungguh memerangi korupsi dan menerima pengawasan rakyat, maka akan  keluar panggung sejarah baru.”

Meskipun situs boxun.com diblokir di China, berita panggilan itu tampaknya bocor ke beberapa sudut internet China di mana beberapa pengguna tech-savvy menggunakan software khusus untuk menghindari kontrol.

Upaya untuk mencari situs microblog paling populer China, Sina Weibo untuk kata kunci ‘Melati’ telah diblokir, namun pengguna Twitter sedang mendiskusikan panggilan protes ‘Melati’ dengan kata sandi “£CN227” untuk hari Minggu, 27 Februari.

“Saya berencana untuk menelusuri Wangfujing [situs protes yang ditunjuk di Beijing] pada hari Minggu. Apakah saya haru.

(Sumber: Erabaru.net, Jumat, 25 Februari 2011)

http://www.erabaru.net/china-news-a-culture/44-china-update/23637-komunis-china-hadapi-tantangan-baru-revolusi-melati

Post a comment or leave a trackback: Trackback URL.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: