Wikileaks Bongkar Skandal Suap Petinggi PKC

Wikileaks melansir skandal suap para petinggi Partai Komunis Tiongkok (PKT), menyebutkan bahwa tarif terendah untuk seorang petinggi PKT yang sedang berkuasa untuk “membeli pengaruh”, mencapai 500 ribu RMB (sekitar Rp 673,5 juta sesuai kurs 1 RMB = Rp 1.346 per 20 Februari 2011).

Kantor berita Reuters mengeluarkan 2 laporan khusus per 17 Februari 2011 berdasarkan dokumen Wikileaks yang diperoleh dari pihak ketiga, yang masing-masing membahas pengaruh Xi Jinping (baca: Si Cin Bing, calon kuat pengganti Hu Jintao), dan RRT yang masih menggenggam “kertas hutang” AS yang bernilai super besar. Namun Reuters tidak merilis semua isi pesan tersebut, menurut pengakuan sang reporter, mereka tidak memperoleh izin untuk mempublikasikan secara lengkap isi dari pesan tersebut.

Catatan di dalam pesan itu menyinggung mengenai masalah sejumlah pejabat tinggi PKT. Pejabat Deplu AS menyebutkan, ada bankir yang mengungkap, tarif dasar bagi seorang petinggi PKT untuk “membeli pengaruh” adalah 500 ribu RMB, sedangkan tarif dasar bagi seorang mantan menteri (yang masih memiliki pengaruh tertentu) dengan level agak rendah ialah sebesar 50.000 RMB (Rp 67,35 juta).

Reuters menunjukkan pula bahwa beberapa petinggi bermasalah tersebut rata-rata memiliki koneksitas dengan mantan ketua partai  Jiang Zemin, sedangkan berdasarkan sejumlah teleks diplomatik sejak 2006 – 2007, rata-rata didominasi oleh perebutan kekuasaan antara Jiang Zemin dengan Hu Jintao. Setelah lengser, Jiang masih  berupaya terus untuk mengembangkan pengaruhnya.

Bankir yang tersebut di atas mengutarakan kepada pejabat AS bahwa demi membalas tindakan Hu kepada Chen Liangyu, mantan sekretaris partai Kota Shanghai, Anak buah Jiang Zemin menggunakan umpan seorang perempuan cantik untuk memikat seorang menteri binaan Hu Jintao, namun menteri tersebut tidak terpancing.

Pesan itu kemudian menyebutkan, bahwa kelompok Jiang lalu berbalik mengutus perempuan tersebut untuk merayu putra sang menteri, dan mentransfer 500.000 RMB ke dalam rekeningnya. Dan ketika sang putera menteri menemukan uang bernilai besar yang asal-usulnya tidak jelas telah mendarat di rekeningnya, ia segera melaporkannya ke Dinas Keamanan untuk diperiksa. Si bankir menyebutkan, kelompok Jiang kemudian memaksa sang menteri untuk mengundurkan diri, sebagai persyaratan barter untuk mengakhiri kasus yang melibatkan puteranya.

Selanjutnya pesan itu melansir pernyataan seorang pebisnis Shanghai yang memiliki hubungan akrab dengan pejabat AS, bahwa kasus Chen Liangyu dipeti-eskan sebelum “menyentuh” para pejabat paling top PKT, dan pebisnis itu semakin yakin bahwa, selain Hu Jintao, seluruh pejabat tinggi PKT semuanya bisa dibeli.

Seorang intelektual pejabat AS juga mengatakan bahwa Hu Jintao tidak menyukai sesepuh petinggi PKT bersama dengan “Partai Pangeran” (para putera pejabat partai yang berpengaruh) menguasai nadi perekonomian, namun demi menjaga hubungan baik dengan sesepuh, ia terpaksa mengangkat Xi Jinping yang notabene berasal dari kalangan Partai Pangeran.

Sebelumnya Wikileaks sudah mengirim pesan yang menyebutkan bahwa pemicu lengsernya Mantan Perdana Menteri Australia, Kevin Rudd, bukanlah dikarenakan  persoalan pembengkakan pajak industri pertambangan seperti yang selama ini diasumsikan pihak luar, melainkan karena ketidakwaspadaan Kevin Rudd yang telah terlibat pertikaian intern penguasa PKT,  geng Shanghai, yang merupakan anak buah Jiang Zemin, dengan sengaja memasang perangkap, menjebak anggota keluarganya, untuk kemudian digunakan sebagai “bukti menjebak”, untuk diserahkan kepada lawan politiknya. Sehingga akhirnya agar kehormatannya tetap terjaga, Kevin Rudd terpaksa harus meletakkan jabatannya.  (The Epoch Times / whs)

(Sumber: Epochtimes, Rabu, 23 Febuari 2011)

http://www.epochtimes.co.id/china.php?id=801

Post a comment or leave a trackback: Trackback URL.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: